Struktur Gedung dan Gedung Pelengkap

Struktur Gedung

          Bangunan ini terletak dijantung kota Lhokseumawe diAceh View yang luas dari lapangan Hiraq dan kantor DPRD serta merupakan “Center of City” yang terlihat ketika memasuki Lhokseumawe. Dilihat dari bentuk kubahnya, bangunan ini terlihat memakai arsitektur Timur Tengah/ Iran dengan menempatkan 4 gapura di 4 sisinya, 9 kubah terdiri dari 4 kubah kecil, 4 kubah menengah dan 1 kubah yang ukuran Besar.

          Tingginya elevasi lantai struktur bangunan mempunyai fungsi ganda yaitu selain antisipasi banjir akibat pasang air laut juga mempunyai nilai edukasi kepada jamaahnya yaitu betapa kecilnya manusia dibanding sang penciptanya serta tempat itu dapat dijadikan escape zone dari kemungkinan terjadinya musibah alam.

Peletakan batu pertama dimulai oleh menteri agama, menteri agama ketika itu, Said Agil Munawar diujung pidatonya, menteri agama yang seorang hafiz Al-Qur’an itu mengatakan, “dengan ini peresmian pembangunan islamic center Lhokseumawe saya nyatakan dimulai”. disusul oleh menteri bidang ekuin/kesra Yusuf Kalla, gubernur Aceh dan bebarapa ulam. Terakhir, pelertakan batu pertama dilakukan oleh Tarmizi A Karim, yaitu penggagas Pembangunan islamic center Lhokseumawe atau Alamarkazul Pase itu.

          Mungkin karena terbatasnya anggaran biaya, hingga baru struktur bangunan dan beberapa finishing kubah yang telah dirampungkan. Hal ini memotivasi Panitia pembangunan Gedung untuk berupaya menyelesaikannya serta tetab menjalankan perawatan dan menghijaukan setiap sisi bangunan dengan pembuatan taman-taman sehingga akan terasa sejuk dan teduh karena hijaunya pepohonan.

          Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe, merupakan salah satu ikon Kota Lhokseumawe. Kehadiran Islamic Centre dipusat ibukota Lhokseumawe menjadi salah satu daya tarik. Bangunannya yang megah dengan arsitektur Timur Tengah ciri khas bangunan Islam, menampilkan kesan religius. Ditambah dengan berbagai aktivitas keagamaan, edukasi dan Program terbaru ISD yang akan segera melengkapi Islami Center sebagai Pusat Kegiatan pengembangan masyarakat Islam di Aceh.

Meskipun bangunan ini belum rampung diselesaikan namun Struktur bangunannya telah terbukti sangat kokoh dan gempa Tsunami 2004 telah membuktikan kekokohannya. 

Fasilitas Gedung pelengkap

Bangunan pelengkap Islamic Center terdiri dari;

(1).  Bangunan Utaman Masjid Agung : Bangunan masjid Agung di komplek Islamic Centre Lhokseumawe ini terdiri dari bangunan tiga lantai, dua lantai sebagai area sholat dengan daya tampung ± 6000 jemaah dilantai satu dan ± 3000 jemaah dilantai dua. Ditambah dengan lantai basement. 

(2). Gedung Perpustakaan, berupa bangunan seluas 3662m2 mampu menampung 250 orang sekaligus, sebagai referensi bagi para peneliti / intelektual dan mahasiswa. 

(3). Mess / Wisma Tamu : berupa bangunan lantai dua, dengan sepuluh kamar tidur dengan kapasitas 2 orang per kamar untuk menampung tamu tamu dalamkegiatan dakwah. 

(4). Madrasah Diniyah : dengan dua belas ruang belajar, ditambah dua ruang laboratiorium dan satu ruang pustaka, mampu menampung 368 siswa.

(5). Gerai gerai (kios kios), terdiri dari 20 kios makanan / kantin serta tujuh took souvenir, toko buku, ATK & fotokopi, Boutique, wartel, warnet dan lain lain. 

(6). Museum : museum ini dibangun sebagai wadah tempat penyimpanan benda benda budaya yang bernilai sejarah dan seni, terdiri dari ruang pamer tetap ruang pamer temporer dengan total luas keseluruhan mencapai 1.112 m2

(7). Gedung Serbaguna, yang dapat dipergunakan sebagai ruang pertunjukan, kesenian dan olahraga dengan daya tampung mencapai 2.200 orang. dan 

(8). Rumah Imam besar, untuk kepentingan kesejahteraan imam besar agar tugas tugas dapat berjalan lancar.

          Banyak juga yang memanfaatkan momen keindahan dan kesakralan masjid sebagai tempat melakukan akad nikah. Warga dari luar daerah juga banyak yang datang singgah ke masjid Islamic Centre, baik sekedar mengunjungi sembari melakukan ibadah. Walau belum sepenuhnya rampung 100 Persen, namun berbagai pusat aktivitas  keagamaan dilakukan disini. Seperti disetiap waktu Shalat ruangan Masjid Islamice Centre Lhokseumawe selalu dipenuhi oleh Jamaah juga peringatan Maulid Nabi Besar Muhamad SAW dan peringatan hari-hari besar Islam lainnya. Kubah mesjid yang menjulang tinggi terlihat sangat memukau. bahkan dibeberapa tempat dipinggiran wilayah Kota Lhokseumawe, bangunan Islamic Centre terlihat dengan sangat indah dan merajai bangunan-bangunan lain disekitarnya. Seperti kala melihat dari Pantai Meuraksa, pusat kota Lhokseumawe yang terlihat terapung diatas air Islamic Centre salah satunya yang paling menonjol. Begitu juga kala memandangnya dari titik bukit tertinggi Lhokseumawe di Paloh Batee, dan juga kawasan Goa Jepang, hanya Masjid Islamic Centre yang terlihat jelas.